Tugas pemerintah membuat rakyat berdaya

Tugas pemerintah selain mengatur berdasarkan undang-undang atas kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, juga membuat rakyat berdaya atas berbagai kebijakan yang diberlakukan.

“Terpenting membuat rakyat berdaya dalam berbagai hal,” kata Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh Jumhur Hidayat di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu, saat bertemu dengan TKI purna yang pernah bekerja di Korea Selatan.

Ia menegaskan bila rakyat berdaya dan mandiri merupakan modal besar untuk memajukan bangsa dan negara sehingga disegani bangsa-bangsa lain.

“Dahulu Majapahit sangat maju hingga ke berbagai negara, kini Indonesia juga harus berjaya,” katanya.

Jumhur kemudian mencontohkan pada lingkup tugasnya untuk memberdayakan para TKI purna.

Ia mengatakan TKI pada umumnya berangkat karena terpaksa atas kondisi mereka yang terjerat kemiskinan dan pengangguran di tengah kondisi keterbatasan lapangan kerja di dalam negeri.

“Pemerintah kemudian memfasilitasi mereka yang berhasrat menjadi TKI dengan mengatur berbagai kegiatan prapenempatan, selama penempatan, hingga pascapenempatan agar keberadaan mereka menjadi berdaya,” katanya.

Ia mengingatkan, menjadi TKI bukan untuk selamanya dan oleh karena itu berbagai penghasilan yang diperoleh ditabung untuk dijadikan modal berbagai kegiatan usaha.

Saat pertemuan dengan TKI purna yang pernah bekerja di Korea Selatan itu, Jumhur banyak menemukan TKI yang sukses seperti Bambang yang menjadi petani bawang merah dengan memiliki lahan 2,5 hektare serta omset penghasilan mencapai Rp200 juta per hektare sekali masa panen bawang merah antara 55 hari hingga dua bulan.

“Dengan sendirinya roda perekonomian daerah hidup berputar memajukan daerah serta mampu mempekerjakan masyarakat sekitarnya untuk bersama-sama membangun daerah dan negeri,” katanya.

Pada pertemuan yang diselenggarakan dalam rangkaian Safari Ramadhan VI BNP2TKI bertema “Bersama TKI Membangun Negeri” itu menjadi sarana mengetahui secara langsung pemberdayaan TKI purna.

Oleh karena itu Kepala BNP2TKI berharap bekerja ke luar negeri adalah atas dasar suka rela bukan karena terpaksa atas himpitan kemiskinan dan pengangguran.

“Menjadi TKI karena berdaya dan memiliki keterampilan kerja sesuai kebutuhan, selama bekerja di luar ini berdaya menghasilkan karya dan berdisiplin tinggi, dan setelah menjadi TKI purna berdaya memajukan daerah dan negerinya,” katanya.

Dengan demikian, katanya, tugas pemerintah memberdayakan rakyat berjalan secara optimal.

Source : AntaraNews – Budi Setiawanto

—————————–

IHRP HR Management Training Seminars

Bookmark the permalink.

Comments are closed